Formasi Baru ICJR untuk 2014 – 2017

Formasi Baru ICJR untuk 2014 – 2017

Dengan berakhirnya masa kerja pengurus ICJR periode 2011 – 2013, maka ICJR kembali memilih anggota – anggota Perkumpulan untuk menduduki jabatan – jabatan di Badan Pengawas dan Badan Pengurus ICJR untuk periode 2014 – 2017. Anggota Perkumpulan ICJR kembali mempercayakan tanggung jawab Badan Pengurus ICJR kepada Anggara, sedangkan untuk Badan Pengawas, ICJR mendaulat Ifdhal Kasim sebagai Ketua menggantikan Abdul Haris Semendawai. Diharapkan kedepannya formasi ini bisa kembali membawa ICJR untuk terlibat lebih aktif dalam proses reformasi hukum acara pidana dan hukum pidana di Indonesia.

Selama periode 2011 – 2013, ICJR telah berperan aktifnya untuk turut serta dalam proses reformasi hukum acara pidana dan hukum pidana di Indonesia. Peranan itu dilakukan oleh ICJR dengan mengeluarkan produk-produk berupa Riset, kajian, pedoman, amicus curiae serta melakukan beberapa kali melakukan pengujian Undang – Undang. ICJR juga menhambil bagian dalam kerja-kerja advokasi terhadap perubahan hukum acara pidana, kebebasan berekspresi dan reformasi institusi negara.

Dalam rapat tersebut, Rapat Anggota telah menyepakati untuk menerima dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban Badan Pengurus ICJR periode 2011 – 2013.  Memberhentikan dengan hormat anggota – anggota Badan Pengawas, Badan Pengurus, dan Sekretaris Eksekutif ICJR periode 2011 – 2013. Rapat Anggota juga telah menerima usulan perubahan Anggaran Dasar ICJR.

Pada kesempatan yang sama, Rapat Anggota ICJR juga menerima dan mengesahkan usulan penambahan anggota perkumpulan – Wahyudi Djafar.  Penambahan anggota perkumpulan ini merupakan bentuk komitmen ICJR untuk lebih mengembangkan organisasi.

Untuk pertama kalinya sejak 2007, Rapat Anggota ICJR telah mengesahkan dokumen Rencana Strategis ICJR untuk 2014 – 2017 yang diusulkan oleh Badan Pengurus ICJR.

Berikut adalah susunan lengkap Badan Pengawas dan Badan Pengurus ICJR Periode 2014 – 2017 :

Badan Pengawas ICJR:

  • Ketua                    : Ifdhal Kasim, S.H
  • Sekretaris            : Sriyana, S.H., LL.M., DFM
  • Anggota               : Abdul Haris Semendawai, S.H., LL.M

Badan Pengurus ICJR:

  • Ketua                    : Anggara, S.H.
  • Sekretaris            : Wahyu Wagiman, S.H.
  • Bendahara          : Syahrial M. Wiryawan, S.H

Artikel Terkait


Tags assigned to this article:
icjrPengawasPengurusRapat Anggota

Related Articles

ICJR: Pasal Penyadapan Mengandung Kelemahan Mendasar

Aturan penyadapan dalam Rancangan KUHAP yang diajukan pemerintah memiliki banyak kelemahan mendasar. Kelemahan itu terutama karena pasal 83 dan 84

Penyadapan Tidak Boleh Masuk RUU Intelijen

Komhukum (Jakarta) – Terbayang masa Soeharto berkuasa ketika pelanggaran HAM menjadi  tontonan masyarakat. Pada saat itu pula kinerja intelijen dimaksimalkan.

Pembahasan Rancangan KUHP Diminta Khusus

Rumitnya revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) membuat sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) pemerhati hukum meminta pembahasannya dilakukan secara khusus.