Nimbun???

Strip ini masih mengusung isu yang sama dengan edisi strip sebelumnya, yaitu mengenai persoalan over kapasitas (overcapacity) yang terjadi di Rutan. Hal ini merupakan salah satu bentuk pernyataan sikap kami atas permasalahan over kapasitas yang terjadi dihampir seluruh tempat penahanan.

Berbagai wacana guna menjawab persoalan inipun telah banyak bergulir di berbagai kalangan. Dari wacana untuk mendirikan Rutan-Rutan baru sampai dengan pembentukan hakim komisaris. Namun semuanya bagaikan angin lalu yang muncul sesaat dan terus menghilang. Tidak ada kebijakan dari pemerintah yang secara sungguh-sungguh dibentuk guna menjawab persoalan ini.

Imbasnya tentu saja dapat dirasakan secara langsung oleh tahanan. Padahal, Indonesia melalui UU No. 12 Tahun 2005 telah melakukan ratifikasi terhadap  International Covenant On Civil and Political Rights (Konvensi Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik). Dalam konvensi tersebut secara tegas mengatur bahwa, terhadap orang yang dirampas kebebasannya wajib diperlakukan secara manusiawi (Pasal 10 ayat 1). Hal ini kemudian tidak terlepas dari Standard Minimum Rules for the Treatment of Prisioners yang dijadikan acuan untuk memperlakukan tahanan secara manusiawi.

Artikel Terkait