Soal Calon Kapolri: ICJR Siapkan Gugatan untuk Presiden

Proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap Calon Kapolri pilihan Presiden telah dilangsungkan di DPR dan Presiden masih menunggu hasil sidang paripurna atas keputusan Komisi 3 DPR yang memberikan rekomendasi atas pilihan Presiden

Insitute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyayangkan langkah Presiden Joko Widodo yang tidak menarik Calon Kapolri, KomJend Budi Gunawan, sedari awal sebelum proses uji kepatutan dan kelayakan. ICJR tetap menuntut agar Presiden Joko Widodo segera membatalkan keputusan atas Calon Kapolri pilihan Presiden tanpa harus menunggu keputusan sidang paripurna di DPR.

Untuk itu, ICJR telah menyiapkan langkah – langkah hukum apabila Presiden Joko Widodo tetap mengesahkan Calon Kapolri yang telah ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK. ICJR memandang apabila Presiden Joko Widodo tetap mengesahkan KomJend Budi Gunawan sebagai Kapolri, maka Presiden telah melakukan perbuatan melawan hukum.

ICJR memandang langkah Presiden Joko Widodo soal penetapan Komjend Budi Gunawan sebagai Calon Kapolri, tidak mengindahkan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu bertentangan dengan azas kepastian huku, azas tertib penyelenggaran Negara, azas keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalitas, dan azas akuntabilitas.

Artikel Terkait


Tags assigned to this article:
GugatanJoko Widodokapolripresiden

Related Articles

ICJR Kritik SE Kapolri tentang Penanganan Ujaran Kebencian

Pada 8 Oktober 2015, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran No 6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian. Institute for

Execution of Karni Bt Medi Tarsim: President Jokowi’s Administration Failed to Protect Indonesian Citizen

“Therefore to established a government of the State of Indonesia which protect the whole people of Indonesia and the entire

Memasuki Separuh Masa Pembahasan RUU Terorisme, Panja dan Pemerintah diminta lebih serius

Pembahasan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme telah diselenggarakan oleh Panja bersama Pemerintah. Pembahasan ini sebetulya telah mulai dilakukan sejak 26