Penyebaran Pengacara Dinilai Bisa jamin Hak Bantuan Hukum Napi

Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai untuk menjamin pemenuhan hak bantuan hukum terhadap narapidana dengan memfasilitasi penyebaran advokat ke seluruh Indonesia.

“Pemerintah harus memastikan ketersediaan layanan bantuan hukum minimalnya di seluruh pPengadian Negeri Indonesia, melalui kerja sama dengan organisasi advokat,” ujar Ketua Badan Pengurus ICJR Anggara Suwahju di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2015).

Anggara mengungkapkan, terdapat kasus penyiksaan yang masih relatif tinggi. Menurut data yang dihimpun ICJR, terdapat 36 kasus yang terindikasi kuat terjadinya tindak penyiksaan dan perlakuan buruk serta merendahkan martabat manusia oleh petugas terhadap narapidana.

“Dari 36 kasus tersebut, terdapat enam korban yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, ICJR juga pemerintah benar-benar memperhatikan bantuan hukum yang juga sangat diperlukan oleh narapidana miskin terutama yang mendapat hukuman di atas lima tahun penjara.

“ICJR mendorong agar MA tidak menerima dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) jika tersangka tidak didampingi oleh advokat sejak awal pemeriksaan di penyidikan,” tandasnya.

Sumber: Sindonews



Related Articles

Pemerintah Didesak Buat Peraturan Pelaksana UU SPPA

news.okezone.com – JAKARTA – Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dinilai bisa merubah wajah

Judicial Review on Internet Censorship en Route

Less than a month after the Minister of Communications and Information Technology (Menkominfo) issued a policy on internet censorship, civil

Penangkapan BW Dinilai Tak Sesuai Prosedur Hukum Acara

Dasar penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dipertanyakan oleh sejumlah pihak. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Criminal