Amicus Curiae untuk Mahkamah Agung dalam perkara pencemaran nama baik (UU ITE) atas nama Anwari Bin Yusuf Bintoro

Kamis, 25 Mei 2023, ICJR mengirimkan Surat Sahabat Pengadilan (Amicus Curiae) ke Mahkamah Agung untuk perkara kasasi  dengan nomor register 1819K/Pid.Sus/2023 atas nama Anwari bin Yusuf Bintoro.  Di dalam aplikasi WhatsApp, Anwari bertanya mengenai dinamika kerja yang dihadapi dirinya dengan rekannya, dengan menanyakan mengenai apakah mantan suami NP menggunakan uang hasil penggelapan untuk membeli jabatan NP di sebuah perusahaan Real Estate di Surabaya. Anwari adalah satu dari sekian banyak korban yang dijerat dengan UU ITE dalam berpendapat atau berekspresi di ruang digital.

Di dalam Surat Sahabat Pengadilan ini ICJR memohonkan majelis hakim Mahkamah Agung untuk mempertimbangkan akan pembuktian perkara agar sesuai dengan delik pokoknya Pasal 310 dan 311 KUHP beserta Surat Keputusan Bersama Pedoman Implementasi UU ITE, juga menyatakan ada kekeliruan dalam penerapan hukum dalam putusan hakim tingkat PN dan PT.

Selamat Membaca!

 

Unduh dokumen di sini.

 

 



Related Articles

ICJR Tegur MA untuk Pembatalan SEMA PK

Hari Ini ICJR mengirimkan Surat Teguran kepada Ketua Mahkamah Agung  untuk Membatalkan SEMA No. 7 Tahun 2014  tentang Pengajuan Permohonan

YLBHI, ICJR dan LBH MASYARAKAT Gugat Presiden RI, Menteri Hukum dan HAM, dan DPR RI yang belum terjemahkan KUHP secara resmi ke dalam Bahasa Indonesia

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku saat ini belum diterjemahkan secara resmi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Pemerintah, artinya

Meluruskan Akar Makar: Pendaftaran Permohonan Pengujian Frase “Makar “dalam KUHP di Mahkamah Konstitusi, Tanggal 16 Desember 2016

KUHP merupakan peraturan hukum pidana positif Indonesia yang dalam sejarahnya berasal dari Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch Indie (WvSNI) yang

Verified by MonsterInsights