Permintaan Sederhana dari ICJR

by ICJR | 13/04/2018 9:55 am

Para pembaca yang terhormat, kami punya permintaan sederhana.

Sebagai organisasi non profit yang independen, Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) didirikan untuk turut serta dalam proses pembaruan hukum di sektor pidana Indonesia. Proses pembaruan hukum yang sedang terjadi memerlukan keterlibatan masyarakat, agar hukum yang dibentuk bisa sesuai dengan aspirasi UUD 1945 dan mendukung tujuan bernegara yang dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945.

Keterlibatan masyarakat adalah penting untuk menjamin berfungsinya mekanisme demokratis. Karena itu, seluruh upaya kami untuk terlibat dan mendukung proses pembaruan hukum adalah pekerjaan yang sulit dan membutuhkan dukungan besar.

Seperti halnya organisasi non profit lainnya, ICJR bekerja dalam situasi dan tantangan yang rumit dan sulit. Kami tidak menerapkan mekanisme pembelian apapun untuk dapat mengakses dan memperoleh berbagai publikasi yang kami terbitkan. Karena itu kami akan selalu bergantung dan memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap para pendukung kami.

Kami memahami, tidak semua orang orang memiliki kesempatan untuk menjadi pendukung dari ICJR. Namun jika anda memiliki kesamaan pandangan dengan kami, maka anda akan menjadi bagian dari misi kami untuk membuat Indonesia memiliki sistem hukum yang adil, akuntabel, dan transparan untuk semua warga di Indonesia tanpa membeda – bedakan status sosial, pandangan politik, warna kulit, jenis kelamin, asal – usul, dan kebangsaan.

Hanya dengan 15 ribu rupiah, anda dapat menjadi bagian dari misi kami dan mendukung ICJR untuk tetap dapat bekerja memastikan sistem hukum Indonesia menjadi lebih adil, transparan, dan akuntabel

Dukung kami sekarang[1]

Artikel Terkait

  • 29/12/2015 ICJR Desak Pemerintah Batalkan Rencana Eksekusi 14 Terpidana Mati di 2016[2]
  • 11/01/2015 Report on Criminal Law Reform: Review and Recommendation[3]
  • 21/01/2019 ICJR Dorong Pemerintah agar Skema Pemidanaan terhadap Napi Lansia Diubah [4]
  • 15/12/2016 Tindak Pidana Prostusi Terhadap Anak Harusnya Masuk Dalam Bab XIV Tindak Pidana Kesusilaan[5]
  • 03/06/2021 [Surat Terbuka Masyarakat Sipil] Penghapusan Tayangan Sinetron Mega Series Indosiar “Suara Hati Istri – Zahra”[6]
Endnotes:
  1. Dukung kami sekarang: https://icjr.or.id/15-untuk-keadilan/
  2. ICJR Desak Pemerintah Batalkan Rencana Eksekusi 14 Terpidana Mati di 2016: https://icjr.or.id/icjr-desak-pemerintah-batalkan-rencana-eksekusi-14-terpidana-mati-di-2016/
  3. Report on Criminal Law Reform: Review and Recommendation: https://icjr.or.id/report-on-criminal-law-reform-review-and-recommendation/
  4. ICJR Dorong Pemerintah agar Skema Pemidanaan terhadap Napi Lansia Diubah : https://icjr.or.id/icjr-dorong-pemerintah-agar-skema-pemidanaan-terhadap-napi-lansia-diubah/
  5. Tindak Pidana Prostusi Terhadap Anak Harusnya Masuk Dalam Bab XIV Tindak Pidana Kesusilaan: https://icjr.or.id/tindak-pidana-prostusi-terhadap-anak-harusnya-masuk-dalam-bab-xiv-tindak-pidana-kesusilaan/
  6. [Surat Terbuka Masyarakat Sipil] Penghapusan Tayangan Sinetron Mega Series Indosiar “Suara Hati Istri – Zahra”: https://icjr.or.id/surat-terbuka-masyarakat-sipil-penghapusan-tayangan-sinetron-mega-series-indosiar-suara-hati-istri-zahra/

Source URL: https://icjr.or.id/permintaan-sederhana-dari-icjr/